Jumat, 19 Juni 2009

PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAB IV

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Tes Awal

Tes awal merupakan langkah pertama dalam kegiatan PTK ini. Hal ini berfungsi sebagai tes diagnostik dalam rangka menentukan persentasi awal keberhasilan siswa dalam meningkatkan kemampuan menyimak isi pidato. Juga, dalam tes awal inidiharapkan akan memperoleh data-data keberhasilan siswa dalam menyimak isi pidato dan tentu tidak terdapat siswa yang memperoleh nilai standar minimal.

4.2 Pelaksanaan Siklus 1

4.2.1 Tahap Pelaksanaan

Pada tahap perencanaan PTK ini, peneliti melakukan observasi terhadap faktor-faktor penghambat yang dialami siswa selama proses pembelajaran sebelum melaksanakan siklus 1, agar peneliti dapat merumuskan alternatif tindakan . Adapun faktor penghambat, antara lain : (1) minimnya pengetahuan siswa dalam keterampilan menyimak apalagi dalam mengungkapkan kembali isi pidato; (2) kurangnya minat siswa dalam berpidato terutama dalam berusaha mengungkapkan kembali isi pidato; dan pendekatan serta metode pembelajaran yang tidak tepat sehingga tidak membangkitkan minat belajar siswa.

Hasil pengamatan lain menunjukkan bahwa faktor penghambat kegiatan pembelajaran juga disebabkan oleh : (1) Buku penunjang yang belum memadai; (2) Tidak menggunakan waktu yang efektif; (3) kurangnya praktik atau pelatihan menyimak informasi yang diberikan guru terutama pada tataran ilmu dan teori; dan (4) siswa kurang menguasai bahasa Indonesia karena dalam pergaulan sehari – hari menggunakan bahasa daerah ( Bahasa Bima).

Dari hasil pengamatan tersebut, peneliti dapat merumuskan alternatif tindakan untuk meningkatkan kemampuan siswa pada pelaksanaan siklus 1, yaitu:

  1. Menentukan pendekatan dan metode pembelajaran yang tepat dan menyenangkan
  2. Merumuskan rencana pembelajaran
  3. Menyediakan media/ alat bantu kegiatan pembelajaran (bila dibutuhkan)
  4. Merancang soal penilaian hasil yang sesuai dengan standar kompetensi

4.2.2 Tahap Tindakan

Pada tahap ini peneliti melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan rencana pembelajaran yang telah disusun untuk meningkatkan kemampuan menumak isi pesan pidato . Dari hasil pembelajaran, siswa diharapkan mampu meningkatkan keterampilan menyimak sekaligus memahami syarat-syarat menyimak dan mengidentifikasi ciri-ciri penyimak ideal serta memahami faktor penghambat dalam menyimak isi pidato.

4.2.3 Observasi Tindakan

Tabel 4.2.3 Hasil Observasi siklus 1

No

Yang diobservasi

ya

tidak

1

2

3

4

5

6

7

8

1.

2

3

4

5

Guru

Membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP)

Mempersiapkan tugas siswa

Membuka pelajaran

Menjelaskan tujuan pembelajaran

Memberikan kesempatan bertanya kepada siswa

Memberikan penekanan terhadap materi bahan ajar

Menerapkan pola CBSA

Melakukan pola interaksi yang bervariasi

Siswa

Bergairah dalam mengikuti pembelajaran

Menanyakan materi yang belum dikuasai

Aktif mengikuti pelajaran

Mengalai kesulitan belajar

Aktif saling memberikan tanggapan

V

V

V

V

V

V

V

V

V

V

V

V

V

Beberapa hal yang dapat dicermati dari hasil observasi di atas adalah sebagai berikut:

(1) Interaksi antara guru dan siswa sudah mencapai maksimal

(2) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sudah mencapai tujuan

(3) Siswa memperlihatkan minat dan gairah belajarnya semakin tinggi.

4.2.4 Refleksi

Berdasarkan hasil analisis dan jurnal dalam pelaksanaan kegiatan sklus III, maka diperoleh data sebagai berikut:

(a) Secara umum siswa dapat menyimak isi pidato dan sudah menunjukkan upaya peningkatan kemampuan menyimak yang signifikan. Jumlah siswa yang berhasil menyimak isi pdidato mencapai 75 % untuk pencapaian klasikal sesuai dengan pembelajaran dan 85 % untuk jumlah siswa yang memperoleh nilai standar minimal ke atas

(b) Interaksi antara guru dan siswa sudah maksimal

(c) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sudah mencapai tujuan

(d) Siswa memperlihatkan minat dan gairah belajarnya

(e) Dengan pelatihan yang terus-menerus dapat meningkatkan kemampuan terhadap penguasaan dan tingkat daya serap siswa.

4.3 Pelaksanaan Siklus II

4.3.1 Tahap Perencanaan

Berdasarkan data hasil belajar siswa pada pelaksanaan siklus II, menunjukkan persentasi hasil belajar yang belum maksimal sekitar 49 % untuk klasikal dan 28 % untuk jumlah siswa yang mendapatkan nilai standar minimal ke atas. Dari hasil tersebut, pelaksanaan siklus I belum memenuhi standar minimal, maka perlu diadakan perbaikan untuk mencapai hasil yang diharapkan sehingga kegiatan penelitian dilanjutkan dengan pelaksanaan siklus II, menunjukkan persentasi hasil belajar yang belum maksimal sekitar 49 % untuk klasikal dan 28 % untuk jumlah siswa yang mendapatkan nilai standar minimal ke atas. Dari hasil tersebut, pelaksanaan siklus I belum memenuhi standar minimal., maka perlu diadakan perbaikan untuk mencapai hasil yang diharapkan sehingga kegiatan penelitian dilanjutkan dengan pelaksanaan Siklus II.

Data hasil belajar siswa pada siklus I menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menyimak pidato yang dibawakan temannya masih rendah. Oleh karena itu, pelaksanaan Siklus II, kegiatan pembelajaran lebih ditekankan pada penajaman daya simak serta menghilangkan kebiasaan-kebiasan yang jelek terutama kurang konsentrasi dalam menyimak, sekaligus pemahaman terhadap teknik pembelajaran menyimak yang konsentratif dan berdampak pada upaya komunikasi yang berkomunikatif.

Berdasarkan uraian di atas, maka alternatif tindakan untuk lebih meningkatkan kemampuan daya simak siswa pada pelaksanaan Siklus II dapat ditempuh dengan cara sebagai berikut:

(a) Menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran yang efektif dan lebih menyenangkan siswa yang berorientasi pada penajaman daya simak yang baik dan benar.

(b) Lebih memotivasi dan mengadakan pendekatan-pendekatan baru yang tidak saja menyenangkan akan tetapi berdaya guna dan berhasil guna sehingga apa yang diharapkan siswa tercapai dengan memuaskan.

(c) Bahan ajar tentang keterampilan menyimak diperbanyak dan diminta kepada siswa untuk memahaminya danmencoba melakukan pelaatihan sendiri di rumah.

(d) Menggunakan media pembelajaran yang cocok dengan karakteristik materi bahan ajar menyimak, dan

(e) Anak-anak yang memiliki kemampuan menyimak kurang diberikan perhatian yang lebih sehingga anak-anak tersebut termotivasi untuk melakukan kegiatan pelatihan yang terus-menerus.

4.3.2 Pelaksanaan tindakan

Pelaksanaan kegiatan Siklus II menitikberatkan pada kegiatan penajaman daya simak dengan memperhatikan ciri-ciri penyimak yang ideal serta menghilangkan kebiasan-kebiasan buruk seperti mengabaikan pidato teman serta bergaya seperti dialah yang paling hebat. Selain itu, pemahaman terhadap penyampaian pidatio terutama tujuan pidato dipelajari kembali.

4.3.3 Observasi Tindakan

Tabel 4.2.3 Hasil Observasi siklus 1

No

Yang diobservasi

ya

tidak

1

2

3

4

5

6

7

8

1.

2

3

4

5

Guru

Membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP)

Mempersiapkan tugas siswa

Membuka pelajaran

Menjelaskan tujuan pembelajaran

Memberikan kesempatan bertanya kepada siswa

Memberikan penekanan terhadap materi bahan ajar

Menerapkan pola CBSA

Melakukan pola interaksi yang bervariasi

Siswa

Bergairah dalam mengikuti pembelajaran

Menanyakan materi yang belum dikuasai

Aktif mengikuti pelajaran

Mengalami kesulitan belajar

Aktif saling memberikan tanggapan

V

V

V

V

V

V

V

V

V

V

V

V

V

Beberapa hal yang dapat dicermati dari hasil observasi di atas adalah sebagai berikut:

(1) Siswa bergairah dalam mengikuti PBM

(2) Jumlah siswa yang mengalami kesulitan dalam meningkatkan daya simak semakin kurang karena sudah dimotivasi gurunya.

(3)Siswa memperlihatkan minat dan gairah belajarnya semakin tinggi sekaligus kegairahan untuk bertanya terhadap bahan ajar semakin bertambah.

4.3.4 Refleksi

Berdasarkan hasil analisis data dalam pelaksanaan Siklus II diperoleh persentasi 63 % untuk klasikal dan 77 % untuk jumlah siswa yang mendapat nilai standar minimal ke atas dengan peningkatan 19 orang siswa yang memperoleh nilai standar minimal ke atas, telah meningkat dari pelaksanaan Siklus I yang hanya memperoleh 7 orang siswa. Walau pada pelaksanaan Siklus II massih terdapat lagi siswa yang mendapat nilai kurang seperti yang terlihat pada pelaksanaan Siklus I.

Meskipun dalam pelaksanaan Siklus II terjadi peningkatan hasil belajar tetapi perolehan nilai standar minimal masih belum maksimal dari tujuan pembelajaran. Oleh sebab itu, perbaikan pendekatan pembelajaran akan dilaksanakan perubahan dengan diulang atau dilaksanakan pada kegiatan yang terakhir yaitu pada Siklus III guna mencapai hasil pembelajaran yang maksimal.

Kelemahan-kelemahan yang ditemukan pada pelaksanaan kegiatan Siklus II yaitu sebagai berikut:

(a) Siswa belum terbiasa menggunakan bahasa yang baku, karena dipengaruhi bahasa ibu (Bahasa Bima)

(b) Siswa sulit melakukan konsentrasi karena sering izin keluar kelas dengan alasan yang kurang jelas

(c) Menyimak kritis masih kurang karena kendala lain seperti tidak terbiasa dengan konsentrasi.

(d) Masih ada siswa yang menyimak dengan memegang pinsil dan kertas di tangan.

4.4 Pelaksanaan Siklus III

4.4.1 Tahap Perencanaan

Penelitian dilanjutkan dengan pelaksanaan Siklus III atau putaran akhir yang menentukan baik tidaknya hasil belajar siswa yang diteliti. Alasan diadakannya putran ketiga tersebut karena hasil belajar siswa belum mencapai hasil yang diharapkan. Pelaksanaan kegiatan Siklus III akan lebih difokuskan pada beberapa siswa yang masih mengalami kesulitan dalam mempertajam daya simak.

Ditinjau dari hasil observasi dan hasil belajar siswa pada Siklus sebelumnya, maka peneliti dapat merumuskan altertnatif tindakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan menyimak pidato, antara lain sebagai berikut:

(a) Melaksanakan rencana pembelajaran dengan lebih efektif dan mampu menarik minat belajar siswa, tentu berkaca pada pengalaman sebelumnya.

(b) Memberikan motivasi dan bimbingan yang lebih terarah dan terus menerus pada siswa yang mengalami kesulitan belajar.

(c) Siswa didorong untuk memanfaatkan bahasa baku, dan kurangi penggunaan bahasa daerah di sekolah.

(d) Menyajikan materi bahan ajar secara variatif dan menyenangkan sesuai dengan dunia siswa, dan

(e) Mencatat keluhan dan faktor-faktor penyebab daya simak siswa yang kurang, serta mencari langkah praktis untuk mengatasinya.

4.4.2, Pelaksanaan Tindakan

Pada tahap ini peneliti melaksanakan kegiatan pembelajaran yang difokuskan dalam upaya meningkatkan kemampuan menyimak pidato, terutama siswa yang mengalami kesulitan daya simaknya. Diharapkan dari hasil penelitian ini, siswa cepat menyerap materi sekaligus mengaplikasikan kegiatan berbicara terutama menyimak pidato. Karena itu, pada akhir kegiatan ini, siswa diminta melaksanakan pidato sementara yang lain berusaha untuk menyimaknya. Dengan demikian, informasi yang disimaknya dapat diterima dengan baik dan benar.

4.4.3 Observasi Tindakan

Tabel 4.4.3 Hasil Observasi Siklus III

No

Yang diobservasi

ya

tidak

1

2

3

4

5

6

7

8

1.

2

3

4

5

Guru

Membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP)

Mempersiapkan tugas siswa

Membuka pelajaran

Menjelaskan tujuan pembelajaran

Memberikan motivasi kepada siswa yang berkesulitan

Memberikan penekanan terhadap materi bahan ajar

Menyajikan materi yang bervariatif

Melakukan evaluasi PBM

Siswa

Bergairah dalam mengikuti pembelajaran

Menanyakan materi yang belum dikuasai

Aktif mengikuti pelajaran

Mengalami kesulitan belajar

Aktif saling memberikan tanggapan

V

V

V

V

V

V

V

V

V

V

V

V

V

Beberapa hal yang dapat dicermati dari hasil observasi di atas adalah sebagai berikut:

(1) Siswa bergairah dalam mengikuti PBM

(2) Jumlah siswa yang mengalami kesulitan dalam meningkatkan daya simak semakin kurang karena sudah dimotivasi gurunya.

(3)Siswa memperlihatkan minat dan gairah belajarnya semakin tinggi sekaligus kegairahan untuk bertanya terhadap bahan ajar semakin bertambah

(4.3.4 Refleksi

Berdasarkan hasil analisis data dan jurnal dalam pelaksanaan kegiatan Siklus III, maka diperoleh data sebagai berikut:

(1) Secara umum kemampuan siswa dalam meningkatkan daya simak terutama daya simak pidato temannya sudah menunjukkan peningkatan yang signifikan. Jumlah siswa yang berhasil memahami pesan pidato sudah mencapai 75 % untuk pencapaian klasifikasi sesuai dengan pembelajaran 85 % untuk jumlah siswa yang memperoleh nilai standar minimal ke atas.

(2) Tercapai interaksi antara guru dengan siswa

(3) Rencana pelaksanaan pembelajaran yang sudah disusun sudah mencapai tujuan sesuaidengan harapan.

(4) Siswa memperlihatkan minat dan gairah belajarnya, dan

(5) Dengan pelatihan yang terus-menerus dapat meningkatkan penguasaan materi bahan ajar dan tingkat daya serap siswa..

4.5 Tabulasi Data

Berdasarkan rincian hasil dan pembahasan di atas, maka tabulasi data tes awal siklus I, II, dan III dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel 4.5 Data Hasil Belajar Siswa Kelas IX

N0

NAMA SISWA

L/P

TES

SIKLUS

I

SIKLUS

II

SIKLUS

III

1

2

3

4

5

6

7

1

Rijal

L

22

35

62

70

2

Rohada

P

47

75

85

60

3

Rukmini

P

45

40

63

75

4

Rustam A Azis

L

40

41

40

45

5

Rustam Irwan

L

40

63

75

80

6

Sadarul Iman

L

45

44

60

65

7

Sahbudin hamzah

L

45

65

60

65

8

Sahlan muhtar

L

40

46

40

70

9

Saiful A.Malik

L

43

60

75

83

10

Saiful Jufrin

L

32

51

50

55

11

Salahudin

L

22

50

72

80

12

Salma Ridwan

P

10

48

75

78

13

Sani Purwati

P

30

53

63

75

14

Surfan H Hamid

L

5

30

35

55

15

Sarjan Hasan

L

40

68

78

82

16

Sarfiadin

L

15

45

70

80

17

St. Rukmini

P

10

30

45

80

18

Sri Ekawati

P

12

35

60

73

19

Sri Yanti

P

20

51

68

75

20

Fatimah

P

10

30

50

65

21

Suhadah

P

43

57

72

75

22

Suharni

P

10

30

35

60

23

Suherman Hamzah

L

45

68

80

85

24

Suherman Zunaidin

L

10

30

40

70

25

Sulaiman Ramli

L

43

60

75

85

26

Suryadin A Majid

L

47

75

82

90

27

Suryani Idris

P

5

31

35

55

28

Syafriadin Arsyad

L

35

55

67

75

29

Syahbudin M.Saleh

L

47

75

82

90

30

Syahril Ramadhan

L

25

50

65

75

31

Syahrudin Abd Hamid

L

47

70

80

85

32

Saifullah M Zais

L

25

50

60

70

33

Syarifudin Hasan

L

20

50

70

80

34

Titian Sari

P

10

35

50

55

45

Ulfa

P

47

10

76

85

36

Waris

L

10

32

60

65

37

Wawan Saputra

L

20

51

63

78

38

Yati Sarilika

P

40

57

75

32

39

Yuventianus

L

32

51

50

55

Jumlah Nilai

1002

1099

2463

2943

Nilai Rata-rata

25,69

48,94

63,15

75,46

Keterangan:

Penilaian (skor) yang digunakan untuk menilai adalah sebagai berikut :

a. 80-100 = baik sekali

b. 66- 79 = baik

c. 56- 65 = cukup

d. 46- 55 = kurang

e. 0- 45 = sangat kurang

Berdasarkan data hasil penelitian tes awal , diperoleh nilai rata-rata kelas 25,69 atau 26 % dan 0 % untuk jumlah siswa yang mendapat nilai standar minimal ke atas.

Pada Siklus I dapat diperoleh nilai 48,94 atau 49 % untuk rata-rata pencapaian kelas dan 28.20 % atau 28 % dari jumlah seluruh siswa yang mendapat nilai standar minimal ke atas. Pada tahap ini terlihat bahwa hasil belajar siswa kurang maksimal sehingga dibutuhkan perbaikan lebih lanjut dan bimbingan khusus. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisasikan kekurangan daya simak siswa. Selain itu, dapat disimpulkan bahwa pada pelaksanaan Siklus I, siswa belum mampu mempertajam daya simak terhadap pidato, sehingga hasil yang didapatkan kurang maksimal.

Data hasil penelitian Siklus II dapat diperoleh nilai 63.15 atau 63 % untuk rata-rata pencapaian kelas dan 76,92 atau 77 % jumlah siswa yang memperoleh nilai standar minimal ke atas. PelaksanaanKegiatan Siklus II masih menunjukkan hasil yang kurang maksimal, walaupun terdapat peningkatan hasil belajar siswa. Namun, persentasi perolehan nilai yang dicapai siswa dan persentasi penguasaan klasikal masih belum terpenuhi.

Sedangkan data hasil penelitian Siklus III dapat diperoleh nilai 75,61 atau 66 % dari rata-rata pencapaian kelas dan 84.64 atau 85 % siswa yang memperoleh nilai standar minimal ke atas.

Berdasarkan hasil pelaksanaan Siklus III menunjukkan bahwa tingkat kemampuan daya simak siswa dalam menagkap pesan pidato meningkat dan maksimal walaupun masih terdapat nilai kurang yang diperoleh siswa. Dari hasil tersebut terlihat bahwa pencapaian nilai akhir tujuan pembelajaran mencapai 75 % untuk rata-rata pencapaian kelas 85 % untuk siswa yang memperoleh nilai standar minimal . Angka tersebut menunjukkan bahwa peningkatan hasil beberapa perbaikan sebelumnya yaitu Siklus I 48.94 atau 49 % .Dan pada Siklus II 63.15 atau 63 %.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar