Tampilkan postingan dengan label sape bima. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sape bima. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Desember 2009

RPP SEJARAH SMA XII IPA

Sekolah : SMAN 1 Sape
Program : Ilmu Pengetahuan Alam
Mata Pelajaran : Sejarah
Kelas/Semester : XII/1
Standar Kompetensi : 1. Merekonstruksi Perjuangan Bangsa sejak masa
Proklamasi sampai Reformasi
Kompetensi Dasar : 1.1. Merekonstruksi Perkembangan masyarakat Indonesia
pada masa Orde Baru
Indikator : - Menjelaskan latar belakang lahirnya Orde Baru
- Menjelaskan hubungan Supersemar dengan
lahirnya Orde Baru

Alokasi Waktu : 1x45 menit

A. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
• Menjelaskan latar belakang lahirnya Orde Baru
• Menjelaskan hubungan Supersemar dengan lahirnya Orde Baru

B. Materi Pembelajaran
• Latar belakang lahirnya Orde Baru
C. Metode Pembelajaran
Ceramah, Tanya Jawab dan pemberian tugas
D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pendahuluan
• Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menjelaskan secara garis besar
mengenai lahirnya organisasi PKI di Indonesia
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru menjelaskan tentang pemberontakan G 30 S/PKI, Supersemar dan lahirnya
Orde baru
3. Kegiatan Penutup
• Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.
• Menarik kesimpulan materi.
E. Sumber Belajar
• Kurikulum KTSP dan perangkatnya
• Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPS
• Buku sumber Sejarah SMA XII IPS
• Peta konsep
• Power point
• Buku-buku penunjang yang relevan
• Internet
F. Penilaian
• Ceritakan Kronologi singkat dari peristiwa Pemberontakan G 30 S/PKI di
Indonesia
• Jelaskan Latar belakang lahirnya Orde Baru
• Sebutkan 2 Isi Supersemar



Mengetahui, Sape...............................
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran




Drs. H. Adhamuddin HA Drs. Budiaman.
NIP. 19531207 197703 1 006 NIP. 19691224 1999403 1 005


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMAN 1 Sape
Program : Ilmu Pengetahuan Alam
Mata Pelajaran : Sejarah
Kelas/Semester : XII/1
Standar Kompetensi : 1. Merekonstruksi Perjuangan Bangsa sejak masa
Proklamasi sampai Reformasi
Kompetensi Dasar : 1.1. Merekonstruksi Perkembangan masyarakat Indonesia
pada masa Orde Baru
Indikator : - Menjelaskan pengertian Orde Baru
- Menjelaskan perkembangan kekuasaan Orde Baru pada masa kepemimpinan Soeharto
Alokasi Waktu : 1x45 menit

A. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
• Menjelaskan pengertian Orde Baru
• Menjelaskan perkembangan kekuasaan orde baru pada masa Soeharto

B. Materi Pembelajaran
• Perkembangan Kekuasaan Orde Baru

C. Metode Pembelajaran
Ceramah, Tanya jawab dan pemberian tugas

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pendahuluan
• Menjelaskan secara garis besar tentang hakikat lahirnya Orde Baru

2. Kegiatan Inti
• Siswa diberi tugas untuk menjelaskan program pemerintah Orde Baru
3. Kegiatan Penutup
• Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.
• Menarik kesimpulan materi.

E. Sumber Belajar
• Kurikulum KTSP dan perangkatnya
• Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPA
• Buku sumber Sejarah SMA XII IPA
• Peta konsep
• Power point
• Buku-buku penunjang yang relevan
• Internet
F. Penilaian
• Jelaskan pengertian Orde baru
• Menyebutkan 3 isi Tritura
• Menyebutkan 4 upaya yang dilakukan awal pemerintahan Soeharto

Mengetahui, Sape...............................
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran




Drs. H. Adhamuddin HA.. Drs. Budiaman.
NIP. 19531207 197703 1 006 NIP. 19691224 1999403 1 005


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMAN 1 Sape
Program : Ilmu Pengetahuan Alam
Mata Pelajaran : Sejarah
Kelas/Semester : XII/1
Standar Kompetensi : 1. Merekonstruksi Perjuangan Bangsa sejak masa
Proklamasi sampai Reformasi
Kompetensi Dasar : 1.1. Merekonstruksi Perkembangan masyarakat Indonesia
pada masa Orde Baru
Indikator : - Menjelaskan Trilogi Pembangunan
- Menjelaskan 8 jalur pemerataan
Alokasi Waktu : 1x45 menit

A. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
• Menjelaskan Trilogi Pembangunan
• Menjelaskan 8 Jalur Pemerataan

B. Materi Pembelajaran
• Kebijakan Pemerintah Orde Baru

C. Metode Pembelajaran
Ceramah, Tanya Jawab dan Pemberian Tugas

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pendahuluan
• Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan membahas tentang pelaksanaan pembangunan Nasional jangka panjang
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru dan siswa bertanya jawab tentang Trilogi Pembangunan dan 8 Jalur Pemerataan
3. Kegiatan Penutup
• Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.
• Menarik kesimpulan materi.

E. Sumber Belajar
• Kurikulum KTSP dan perangkatnya
• Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPA
• Buku sumber Sejarah SMA XII IPA
• Peta konsep
• Power point
• Buku-buku penunjang yang relevan
• Internet

F. Penilaian
- Sebutkan isi Trilogi Pembangunan
- Jelaskan tentang isi 8 jalur pemerataan

Mengetahui, Sape...............................
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran




Drs. H. Adhamuddin HA.. Drs. Budiaman.
NIP. 19531207 197703 1 006 NIP. 19691224 1999403 1 005


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMAN 1 Sape
Program : Ilmu Pengetahuan Alam
Mata Pelajaran : Sejarah
Kelas/Semester : XII/1
Standar Kompetensi : 1. Merekonstruksi Perjuangan Bangsa sejak masa
Proklamasi sampai Reformasi
Kompetensi Dasar : 1.1. Merekonstruksi Perkembangan masyarakat Indonesia
pada masa Orde Baru
Indikator : - Menjelaskan perubahan yang dicapai pada masa
Soeharto
- Menjelaskan tugas Kabinet Ampera
Alokasi Waktu : 1x45 menit

A. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
• Mendapatkan informasi tentang perubahan yang dicapai pada masa Soeharto
• Dapet menjelaskan tugas kabinet Ampera

B. Materi Pembelajaran
• Proses Menguatnya Peran Negara Pada Masa Orde Baru

C. Metode Pembelajaran
Ceramah dan tanya Jawab

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pendahuluan
• Apersepsi guru membuka pembelajaran dengan menanyakan pada siswa tentang tahap-tahap pembangunan pada masa Soeharto
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang Tugas dan program Kabinet Ampera
3. Kegiatan Penutup
• Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.
• Menarik kesimpulan materi.

E. Sumber Belajar
• Kurikulum KTSP dan perangkatnya
• Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPA
• Buku sumber Sejarah SMA XII IPA
• Peta konsep
• Power point
• Buku-buku penunjang yang relevan
• Internet

F. Penilaian
• Jelaskan Tugas Kabinet Ampera
• Sebutkan 4 Program Kabinet Ampera..





Mengetahui, Sape...............................
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran




Drs. H. Adhamuddin HA.. Drs. Budiaman.
NIP. 19531207 197703 1 006 NIP. 19691224 1999403 1 005


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMAN 1 Sape
Program : Ilmu Pengetahuan Alam
Mata Pelajaran : Sejarah
Kelas/Semester : XII/1
Standar Kompetensi : 1. Merekonstruksi Perjuangan Bangsa sejak masa
Proklamasi sampai Reformasi
Kompetensi Dasar : 1.1. Merekonstruksi Perkembangan masyarakat Indonesia
pada masa Orde Baru
Indikator : - Menjelaskan faktor yang mempengaruhi timbulnya
Interaksi kota menurut Edward Ullman
- Membedakan teori sentral dan teori kutub pertumbuhan
mengenai pusat pertumbuhan di Indonesia pada masa
Orde Baru
- Menjelaskan dampak Revolusi Hijau dan Industrialisasi
terhadap perubahan teknologi dan lingkungan
- Menjelaskan upaya peningkatan pertanian melalui
Panca Usaha Tani
- Menjelaskan Perkembangan Revolusi Hijau di
Indonesia
- Membedakan perkembangan Industri pertanian dan non
pertanian
Alokasi Waktu : 6x45 menit

A. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
• Mendapatkan iformasi tentang : Pusat-pusat pertumbuhan di Indonesia, Revolusi Hijau, Panca Usaha Tani, dan Perkembangan Industri Pertanian dan non Pertanian

B. Materi Pembelajaran
• Proses Pertumbuhan dan mobilitas Penduduk pada masa Orde Baru
• Dampak Revolusi Hijau dan Idustrialisasi terhadap perubahan Teknologi dan lingkungan

C. Metode Pembelajaran
Ceramah, Tanya Jawab dan Pemberian Tugas

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pendahuluan
• Apersepsi guru membuka pembelajaran tentang pertumbuhan dan mobilitas penduduk
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru memberikan tugas kepada siswa tentang pertumbuhan dan mobilitas penduduk
• Guru mengadakan tanya jawab dengan siswa.
3. Kegiatan Penutup
• Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.
• Menarik kesimpulan materi.
E. Sumber Belajar
• Kurikulum KTSP dan perangkatnya
• Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPA
• Buku sumber Sejarah SMA XII IPA
• Peta konsep
• Power point
• Buku-buku penunjang yang relevan
• Internet

F. Penilaian
• Evaluasi pilihan ganda 10 nomor dalam buku Sejarah kelas XII SMA IPA

Mengetahui, Sape...............................
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran




Drs. H. Adhamuddin HA.. Drs. Budiaman.
NIP. 19531207 197703 1 006 NIP. 19691224 1999403 1 005


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMAN 1 Sape
Program : Ilmu Pengetahuan Alam
Mata Pelajaran : Sejarah
Kelas/Semester : XII/1
Standar Kompetensi : 1. Merekonstruksi Perjuangan Bangsa sejak masa
Proklamasi sampai Reformasi
Kompetensi Dasar : 1.1. Merekonstruksi Perkembangan masyarakat Indonesia
pada masa Reformasi
Indikator : - Menjelaskan latar belakang lahirnya reformasi di
Indonesia
- Menjelaskan Perkembangan Politik setelah 21 Mei
1998
- Menjelaskan situasi politik dan ekonomi di Indonesia
pada masa BJ. Habibie
- Menjelaskan Kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di
Indonesia sejak reformasi
Alokasi Waktu : 3x45 menit

A. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
• Mendapatkan informasi tentang Pergolakan politik di Indonesia pasca Reformasi
• Mendapatkan informasi tentang situasi politik dan ekonomi di Indonesia stelah reformasi.

B. Materi Pembelajaran
• Perkembangan Politik setelah 21 Mei 1998
• Kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di berbagai daerah sejak reformasi

C. Metode Pembelajaran
Ceramah, Tanya Jawab dan Pemberian Tugas

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pendahuluan
• Apersepsi guru membuka pembelajaran tentang situasi politik menjelang jatuhnya Soeharto
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru memberikan tugas kepada siswa tentang kronologi jatuhnya pemerintahan Soeharto
• Guru mengadakan tanya jawab dengan siswa.
3. Kegiatan Penutup
• Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.
• Menarik kesimpulan materi.
E. Sumber Belajar
• Kurikulum KTSP dan perangkatnya
• Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPA
• Buku sumber Sejarah SMA XII IPA
• Peta konsep
• Power point
• Buku-buku penunjang yang relevan
• Internet

F. Penilaian
• Penyebab lahirnya Reformasi di Indonesia
• 5 Upaya pemerintahan Habibie dalam bidang ekonomi
• Jelaskan kondisi sosial dan ekonomi setelah reformasi.


Mengetahui, Sape...............................
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran




Drs. H. Adhamuddin HA.. Drs. Budiaman.
NIP. 19531207 197703 1 006 NIP. 19691224 1999403 1 005

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMAN 1 Sape
Program : Ilmu Pengetahuan Alam
Mata Pelajaran : Sejarah
Kelas/Semester : XII/2
Standar Kompetensi : 2. Menganalisis Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan teknologi pada abad ke 20
Kompetensi Dasar : 2.1. Menganalisis perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta perubahan dunia Internasional setelah Perang Dunia II dan Perang Dingin
Indikator : - Menjelaskan Akhir dari Perang Dunia ke II
- Menjelaskan hubungan dekolonisasi di Asia dan Afrika
dengan transformasi politik dan sosial di berbagai
negara
- Menjelaskan perkembangan sistem ekonomi
internasional dengan perubahan politik dan ekonomi
Indonesia
- Menjelaskan Perkembangan politik dunia pada masa
Perang Dingin
- Menjelaskan hubungan antara pemerintahan komunis di
China, Perang Korea dan revolusi Kuba dengan
perluasan Perang Dingin Keluar Eropa
- Menjelaskan hubungan Perang Vietnam dengan
perkembangan politik di Asia Tenggara
- Hubungan perkembangan teknologi persenjataan dan
ruang angkasa dengan kondisi keamanan dunia pada
masa Perang Dingin
Alokasi Waktu : 6x45 menit

A. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
• Menganalisis perkembangan sejarah dunia dan posisi Indonesia di Tengah perubahan politik dan ekonomi Internasional setelah Perang Dunia sampai dengan berakhirnya Perang Dingin

B. Materi Pembelajaran
• Hubungan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan Perang Dunia II dan Perang Dingin
C. Metode Pembelajaran
Ceramah, Tanya Jawab dan Pemberian Tugas

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pendahuluan
• Apersepsi guru membuka pembelajaran
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru memberikan tugas kepada siswa tentang hubungan perkembangan ilmu pengetahuan dan dan teknologi dengan perang dunia II dan perang dingin
• Guru mengadakan tanya jawab dengan siswa.
3. Kegiatan Penutup
• Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.
• Menarik kesimpulan materi.
E. Sumber Belajar
• Kurikulum KTSP dan perangkatnya
• Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPA
• Buku sumber Sejarah SMA XII IPA
• Peta konsep
• Power point
• Buku-buku penunjang yang relevan
• Internet

F. Penilaian
• Evaluasi pilihan ganda 10 nomor dalam buku Sejarah kelas XII SMA IPA

Mengetahui, Sape...............................
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran




Drs. H. Adhamuddin HA.. Drs. Budiaman.
NIP. 19531207 197703 1 006 NIP. 19691224 1999403 1 005



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : SMAN 1 Sape
Program : Ilmu Pengetahuan Alam
Mata Pelajaran : Sejarah
Kelas/Semester : XII/2
Standar Kompetensi : 2. Menganalisis Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan
teknologi pada abad ke 20
Kompetensi Dasar : 2.1. Menganalisis perkembangan Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi di Indonesia
Indikator : - Menjelaskan proses revoluisi hijau dalam
meningkatkan produksi pertanian
- Menjelaskan dampak perkembangan sistem informasi,
komunikasi dan transportasi dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
- Menjelaskan pengaruh industri pertanian dan non
pertanian terhadap perekonomian Indonesia
- Membandingkan manfaat dan dampak penerapan Iptek
bagi kelestarian lingkungan hidup
Alokasi Waktu : 4x45 menit

A. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu untuk:
• Menganalisis perkembangan sejarah dunia dan posisi Indonesia di Tengah perubahan politik dan ekonomi Internasional setelah Perang Dunia sampai dengan berakhirnya Perang Dingin

B. Materi Pembelajaran
• Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Indonesia
C. Metode Pembelajaran
Ceramah, Tanya Jawab dan Pemberian Tugas

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pendahuluan
• Apersepsi guru membuka pembelajaran
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Guru memberikan tugas kepada siswa tentang Revolusi Hijau, manfaat dan dampaknya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
• Guru mengadakan tanya jawab dengan siswa.
3. Kegiatan Penutup
• Bersama-sama melakukan refleksi materi yang telah dibahas.
• Menarik kesimpulan materi.
E. Sumber Belajar
• Kurikulum KTSP dan perangkatnya
• Pedoman Khusus Pengembangan Silabus KTSP SMA XII IPA
• Buku sumber Sejarah SMA XII IPA
• Peta konsep
• Power point
• Buku-buku penunjang yang relevan
• Internet

F. Penilaian
• Evaluasi pilihan ganda 10 nomor dalam buku Sejarah kelas XII SMA IPA

Mengetahui, Sape...............................
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran




Drs. H. Adhamuddin HA Drs. Budiaman.
NIP. 19531207 197703 1 006 NIP. 19691224 1999403 1 005

Minggu, 21 Juni 2009

LKS Fisika 02 kelas X SMAN 1 Sape

LEMBARAN KEGIATAN SISWA ( LKS )

LKS-02/ Fis/ X-1/08

Judul : Besaran dan satuan

Kelas/ Semester : X/ I

Alokasi waktu : 2 x 45 mnt

Metode : Diskusi

Tempat : Ruang Kelas

I .Petunjuk belajar:

a. Baca secara cermat petunjuk sebelum melakukan kegiatan

b. Baca buku-buku fisika SMA Kelas X yang relevan untuk memperkuat konsep dan pemahaman anda.

c. Tanyakan pada pembimbing jika ada hal-hal yang kurang jelas

II. Kompetensi yang akan dicapai :

Membedakan besaran pokok dengan besaran turunan beserta satuannya

III. Indikator :

Mendata besaran-besaran fisika yang dikenal dalam kehidupan sehari-hari

IV. Alat / Sumber :

- Buku Fisika Kelas X

- LKS-02/ Fis/X-1/ 08

V. INFORMASI PENDUKUNG :

v Sistem satuan yang digunakan pada umumnya adalah sistem metrik yang dikenal sebagai meter, kilogram, dan sekon ( yang disingkat MKS ) dan sistem Inggris yang dikenal sebagai foot, pound, dan second( yang disingkat FPS ).

v Ketetapan Sistem Internasional meliputi :

Ø Terdapat sekelompok besaran yang dinamakan besaran pokok dan satuannya ditetapkan lebih dahulu

Ø Untuk menyatakan besar atau kecilnya suatu besaran maka pada satuan dari besaran tersebut diberikan awalan prefik

Ø Besaran-besaran yang tidak termasuk besaran pokok disebut besaran turunan.

VI. KEGIATAN :

  1. Data besaran-besaran yang sudah anda kenal dalam kehidupan sehari-hari
  2. Tuliskan besaran dan satuannya kedalam tabel I
  3. Dari data yang ada pada tabel I, bedakan mana yang termasuk besaran pokok dan mana besaran turunan kemudian isi kedalam tabel II.

TABEL I.

No

Nama Besaran

Nama Satuan

1

2

3

4

5

6

7

8

…………………

…………………

…………………

…………………

…………………

…………………

…………………

…………………

……………..

…………….

…………….

……………

…………….

…………….

…………….

…………….

TABEL II.

No

Besaran Pokok

Besaran Turunan

1

2

3

4

5

6

7

………………..

……………….

……………….

……………….

……………….

……………….

……………….

…………………….

…………………….

…………………….

…………………….

……………………

…………………….

……………………

VII. PENILAIAN

A. Ranah Kognitif

Tuliskan satuan dari besaran-besaran turunan di bawah ini!

a. Luas = panjang x lebar

Kecepatan =

b. Gaya = massa x percepatan

c. Tekanan =

d. Daya =

e. Usaha = gaya x perpingahan

f. Momentum = massa x kecepatan

B. Ranah Afektif

No

Aspek yg dinilai

Skor

Keterangan

1

Kehadiran di kelas

4 = sangat tepat/

sangat baik

3 = tepat/ baik

2 = kurang tepat/

kurang baik

1 = tidak tepat/tidak

baik

2

Ketepatan. Waktu mengumpulkan tugas

3

Kelengkapan buku

4

Partisipasi dlm kelompok

5

Kerapian laporan

6

Etika dalam menyampaikan pendapat

Jumlah Skor

Tgl .pelaksanaan

Catatan Guru

Paraf

Selasa, 16 Juni 2009

“ DORO KABUJU” DALAM MITHOS DOU SAPE



Pada jaman dahulu di negeri antah berantah para dewa dan dewi sejagat raya bermusyawarah untuk mendirikan sebuah gunung dengan menggunakan “berak”. Mereka bersepakat bahwa tempatnya berada di daerah ujung ( sampai = sampe, sape menurut lidah orang Bima ) dan harus selesai dalam semalam. Apabila lewat waktunya, maka ada sanksi yang akan diberikan oleh pemimpin mereka.

Setelah waktunya ditentukan, mereka mulai mengerjakan tugasnya dengan suka cita sebab menurut pemikiran mereka tugas ini sangatlah ringan karena hanya membuang hajat yang tidak perlu memerlukan tenaga dan biaya. Mereka bekerja sambil mendendangkan syair dan lagu. Tanpa terasa hari sudah mulai pagi dan mentari sudah berada di ufuk Timur.

Sayangnya, salah seorang dewi yang ternyata berasal dari Jawa tidak bisa lagi mengepakkan sayapnya karena matahari sudah nampak berarti kekuatannya sudah hilang. Dia sangat sedih melihat saudara-saudaranya yang sudah terbang meninggalkannya. Mereka memanggil-manggil “ Neng “ ( biasanya orang Jawa menyebut saudaranya dengan sebutan itu ) tunggu. Maksudnya adalah tunggu pada waktu yang akan datang mereka akan menjemputnya. Neng….tunggu, neng ….tunggu neng…tunggu, neng….gu dan yang terdengar adalah suara “Nenggu”saja.

Masyarakat yang ada di sekitar tersebut merasa kaget dengan adanya berak yang bersusun-susun ( na Kabujuku wekina ) dan tiba-tiba membentuk sebuah gunung . Dan yang membuat mereka lebih kaget lagi yaitu hadirnya seorang perempuan cantik jelita yang tiada tandingannya sedang menangis tersedu-sedu meratapi nasibnya yang malang . Oleh masyarakat setempat memanggilnya “Nenggu” karena mereka mendengar suara tersebut dari atas langit. Adapun gunung tersebut di namai gunung ( Doro ) Kabuju.

Sementara itu di Sape sendiri terdapat seorang pemuda ganteng yang gagah berani dan sakti mandraguna. Ia bernama La Koka.Ia lahir dari keluarga miskin namun tahu adat dan memegang prinsip hidup dengan aturan norma dan tatakrama. La Koka mendengar kabar bahwa ada seorang cantik yang sedang menangis selama tiga hari. Ia punya niatan untuk membantunya karena La Koka adalah seorang pemuda yang ringan tangan dan suka membantu.

Alangkah kagetnya ia setelah berhadapan dengan si Nenggu, sebab yang dilihatnya bukanlah manusia biasa. “Aduhai, perikah ataukah manusia yang kutemui sekarang ? Namun tidak ada jawaban sama sekali. Berkali-kali La Koka menghiburnya tetap tidak ada sahutan. Untuk itulah maka dia segera mengheningkan cipta di gunung Sangiang meminta petunjuk dari Sang Hyang Widhi Wasa. Tiba-tiba meletuslah gunung Sangiang dan terdengarlah bisikan “ Nenggu bukanlah manusia biasa tetapi seorang dewi kayangan yang menjadi manusia lantaran kekuatannya sudah lenyap.

Rasa ingin tahunya tentang si Nenggu semakin besar dan semakin besar pula hasratnya untuk membantunya. Pertemuan demi pertemuan telah dilalui oleh mereka dan benih-benih kasmaran mulai tumbuh di hati mereka berdua. La Koka sudah tidak tahan, untuk itulah maka ia hendak meminangnya buat dijadikan istri.

“ Apakah kanda tidak menyesal ?“ Tanya si Nenggu. Apa yang harus kanda sesali ? La Koka balik bertanya.

Dinda bukanlah golongan kanda yang sudah pasti lain adat dan tradisinya, Nenggu menyahut. Adat bukanlah batu sandungan bagiku untuk mempersuntingmu, jawab La Koka. Bagaimana dengan Ina dan Ama mu ? Ina dan Amaku selalu memberikan kebebasan padaku untuk mencari pendampingku. Pokoknya mereka semuanya menyerahkan padaku, ghitu lhoks….

Tapi dinda takut kanda tidak sanggup untuk memenuhi satu persyaratan sebagai mahar untukku. Apakah maharmu itu, wahai bidadariku Tanya La Koka dengan suara sendu. Kanda,…Aku hadir di sisimu lantaran sebuah gunung, maka dinda memintamu untuk mendatangkan sebuah gunung yaitu gunung Monta ( Gunung yang berada di Kecamatan Monta , sebelah Selatan Kecamatan Woha Kabupaten Bima ) sebagai lambang perpaduan cinta kasih kita berdua. Sanggupkah kanda ? Nenggu memelas. Jangankan satu gunung seribu gunungpun akan kanda datangkan, La Koka menyanggupinya..

Hari sudah mulai malam sekali lagi La Koka meminta petunjuk pada Sang Hyang. Dengan bersujud sebanyak seribu kali dan melakukan semedi selama tiga hari tiga malam La Koka akhirnya mendengar bisikan yang diawali dengan keluarnya lahar dari gunung Sangiang. Adapun bisikan itu adalah “Tariklah napas dalam-dalam sekuat kemampuanmu , alirkan pada mata dan kedua tanganmu, pusatkan perhatianmu pada gunung Monta, ucapkanlah dalam batinmu….wahai gunung Monta tunduklah pada perintahku”.

Keesokan harinya di hadapan si Nenggu, La Koka mulai melakukan ritualnya. Seketika itu gunung Monta sudah bersanding di samping gunung Kabuju. Wahai kanda tercinta sekarang diriku seutuhnya kuserahkan padamu, Nenggu bersuka cita.

Maka dilangsungkanlah pernikahan mereka selama tiga hari tiga malam. Namun pada hari ketiga terjadilah bencana yang harus memisahkan mereka. Tiba-tiba di tengah keramaian itu, tak terasa keluarlah sebuah suara yang amat keras dari si Nenggu, suara kentutnya. La Koka kaget, semua mata tertuju pada mereka berdua. Dengan nada marah La Koka menimpali “ Mengapa dinda kentut di tempat keramaian ?”. Itu pamali bagi kami, dasar perempuan tak tahu adat “. Bagai kuda lepas kendali keluarlah sumpah serapah dari La Koka “ Jadilah kamu sebuah batu yang menunggu Doro Kabuju “. Beberapa saat kemudian Nenggu berubah menjadi batu. La Koka menyesal, namun apa daya nasi sudah menjadi bubur. La Koka menangis memeluk istrinya yang sudah menjadi batu. Dengan marahnya ia naik ke atas doro Kabuju. Dengan kekuatannya ia melompat, dalam sekejap ia sudah menghilang dari pandangan mata. Ia pergi dengan rasa campur aduk, senang, bahagia, sakit hati, malu dan menyesal. Masyarakat hanya bisa melihat bekas telapak kakinya yang membekas pada batu. Sirna hilang kerta ning bhumi begitu kata orang Jawa.

Itulah sedikit mithos kami di Sape, sampai sekarang telapak kaki itu masih ada. Dan juga masyarakat Kowo melihat bahwa di gunung Kabuju Kowo ada bekas telapak kaki, itulah telapak kaki La Koka. Wah saingan donk dengan telapak kaki raja Purnawarman, raja dari negeri Taruma yang gagah berani.